Senin, 04 Februari 2013

Pembalap Jepang Juara Etape 1 - #TDS 2012



SAWAHLUNTO, HALUAN Berita Terbaru : Selain tampil sebagai pemenang pada etape pertama kelas individu Tour de Sing­karak 2012, Masakazu Ito, pembalap sepeda asal Jepang juga menyapu Green Jersey dan Yellow Jersey, untuk pembalap tercepat dan poin terbanyak, pada etape yang menempuh rute Sawahlunto menuju Sijunjung dan kembali ke ‘Kota Arang’ itu.

Masakazu Ito hanya kecolongan di kelas tanjakan Polka-Dot Jersey, yang diraih Chun Kai Feng, pembalap asal Taiwan. Untuk tanjakan Ito harus puas di posisi kedua, dengan meraih 3 poin.

Etape I tersebut dimulai atau start di Lapangan Segitiga Sawahlunto yang pengibaran bendera start dilakukan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  (Menparkraf) Mari Elka Pangestu. Sedangkan finish juga di tempat yang sama setelah pembalap menempuh jarak  77,6 km dengan rute Sawahlunto–Sijunjung–Sawahlunto.

Waktu tempuh yang diperlukan Masakazu Ito 1 jam: 51 menit: 17 detik (1:51:17). Selain berhak menggunakan Yellow Jersey, Masakazu Ito sekaligus menyabet Green Jersey karena mem­peroleh 15 point dalam etape pemanasan tersebut.

Posisi kedua pembalap asal Australia Jay Crawford (Genesys Wealth Prof­fesional Cycling Team) dengan waktu tempuh 1:51:19. Posisi ketiga pebalap asal China Taipe Chun Kai Feng (Action Cycling Team) dengan waktu tem­puh 1:51:25, disusul pada posisi keempat oleh Mohd Zamri Salleh (Teregganu Cycling Team Malaysia) dengan catatan waktu 1:51:27.

Urutan kelima ditempati oleh pembalap Herwin Jaya dari Polygon Sweet Nice Indonesia dengan waktu tempuh yang sama dengan Moham­mad Zamri Salleh yakni 1:51:27. Herwin harus berada di bawah Mohammad karena kalah dalam pengumpulan point (6:7).

Meski menduduki peringkat kelima stage individual classification, Herwin Jaya merupakan pebalap terbaik untuk Best Indonesian Rider dan berhak menggunakan Red and White Jersey, disusul tempat kedua dan ketiga masing-masing Dadi Suradi dari Pemuda Perjuangan Bandung dan Warseno dari WSP Management Jogja.

Untuk juara sprint adalah pembalap Aisan Racing Team, Kenichi Suzuki dan disusul Shirisi­san Hamid dari Uzbekistan Suren Team dan Yasuharu Nakajima yang juga dari Aisan Racing Team. Sedangkan juara tanjakan adalah pembalap Action Racing Team, Chun Kai Feng, disusul Masakazu Ito dari Aisan, Jai Crawford dari Genesys dan Alexander Clements dari Australia.

Untuk klasifikasi beregu, keluar sebagai juara adalah Australian National Team, tempat kedua Genesys Wealth Adviser dari Australia dan ketiga Aisan Racing Team Jepang.

Untuk etape kedua hari ini dimulai atau star di Muaro Sijun­jung dan finish di Harau Kabupaten 50 Kota dengan jarak tempuh 124,5 km. Pada etape kedua, pembalap selain memperebutkan juara etape, juga dua hadiah untuk sprint yaitu berlokasi di Lintau Buo dan Paya­kumbuh. Kemudian juga satu hadiah untuk tanjakan di Tabek Agiang.

TdS Terbaik Ketiga di Dunia
Menteri Pariwisata dan Eko­nomi Kreatif, Mari Elka Pangestu, dalam pelepasan etape pertama di Lapangan Segitiga Sawahlunto, Senin (4/6), menyatakan, Tour de Singkarak merupakan event yang sangat menarik, dan memberikan promosi yang sangat besar dalam perkembangan pariwisata, khu­susnya untuk Sumatera Barat.

“Meskipun terjadi ketidak­pastian dan lambatnya pertum­buhan perekonomian dunia, namun pariwisata Indonesia tetap bisa bertahan dan mengalami kenaikan beberapa persen,” ujar Mari yang sengaja datang melepas peserta TdS 2012 di Sawahlunto.

Tour de Singkarak memiliki jumlah penonton di posisi ketiga, dalam berbagai iven balapan internasional. Tour de France menempati posisi pertama, dengan jumlah penonton jutaan pasang mata. Posisi kedua diduduki Cina dan disusul Tour de Singkarak.

TdS mampu melampaui Tour de Langkawi, yang telah dilak­sanakan sejak 17 tahun terakhir. “Alhamdulillah, berkat promosi dan dukungan media dari daerah, nasional hingga internasional, mampu mengantarkan TdS di posisi yang lebih baik dalam setiap tahunnya,” ujar Mari yang didam­pingi Wakilnya Sapta Nirwandar.

Walikota Sawahlunto, Amran Nur menyatakan TdS memberikan pengaruh yang besar, untuk perkem­bangan dan pertumbuhan pariwi­sata Sawahlunto.

Sementara itu, Ketua DPRD Sawahlunto, Ali Yusuf mengatakan dewan akan terus mendukung pelaksanaan TdS, guna terus meningkatkan promosi pariwisata Sawahlunto, di mata dunia.

Resmikan Sky Lift
Usai membuka TdS 2012, dan menyerahkan hadiah terhadap pemenang, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Penges­tu juga meresmikan pembangunan kereta gantung sky lift, di kawasan Kampung Teleng Sawahlunto.

Dalam rencana, menurut Wali­kota Sawahlunto, Amran Nur yang didampingi wakilnya Erizal Ridwan, objek wisata pertama di Sumatera itu akan dibangun Agustus 2012 tahun ini, dan rampung April 2013.
Sky lift yang akan dibangun tersebut, akan melintasi pusat Kota Sawahlunto, dengan berdiri dari Kampung Teleng menuju Puncak Cemara. Tak berselang lama, Mari Elka Pengestu juga tidak menyia-nyiakan waktu, dengan berkunjung langsung ke Kampung Tenun Silungkang.

Mari juga melihat perkem­bangan motif songket dan tenun Silungkang, serta pemanfaatkan songket Silungkang menjadi berba­gai produk lain, mulai dari tas, selendang, hingga baju harian.

Dimeriahkan Reog Pononorogo
Dari Sijunjung dilaporkan, saat pelepasan etape II Tour de Singkarak (TdS), Selasa (5/6)  hari ini, akan dihibur dengan seni tradisi akul­turasi reog ponorogo. Start etape II ini dilakukan di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sijunjung, Muaro Sijunjung.

“Reog ponorogo sengaja kita tampilkan pagi sebelum pelepasan TdS untuk membuktikan kepada dunia, bahwa reog itu adalah kesenian budaya asal negera kita. Momen ini sangat tepat, karena besok (hari ini, red) pembalap sepeda dari man­canegara  yang mengikuti TdS 2012 akan dilepas di depan kantor DPRD ini,” jelas Ketua DPRD Sijunjung Mukhlis R. (h/dil/sam/nop)

Masakozu Ito Pertahankan Yellow Jersey - #TDS 2012


Etape II TdS 2012
Payakumbuh - HALUAN –  Berita Terbaru : Jika sebelumnya pembalap Jepang Masakazu Ito (Asian Racing Team Jepang) juara etape I Tour de Singkarak (TdS) 2012, namun pada etape II, Selasa (5/6), pebalap Taiwan Shihhsin Hsiao (Action Cycling Team) yang mencapai garis finish pertama.

Meski Shihhsin Hsiao pebalap pertama memasuki garis finish, namun untuk pengumpulan poin terbanyak (green jersey) dan klasifikasi waktu (yellow jersey) tetap dipertahankan oleh pebalap dari Jepang Masakazu Ito.

Etape II yang dimulai atau start di Muaro Sijunjung dan finish di Harau ,Kabupaten Limapuluh Kota dengan jarak tempuh 124,5 km tersebut, Shihhshin Hsiao mencapai garis finish dengan waktu tempuh 3 jam,08 menit,43 detik (3.08.43). "Hingga 500 meter sebelum finish, saya masih urutan kelima. Tapi setelah 400 meter, saya terus menambah kecepatan dan kecepatan meninggalkan tim," kata Hsiao, kemarin.

Posisi kedua Alexander Edmondson dari Australian National Team Australia dengan waktu tempuh yang sama dengan Shihhsin Hasiao yakni 3.08.43. Walau Alexander Edmondson dan Shihhsin Hasiao serta delapan pebalap lainnya bersamaan masuk finish, Shihhsin Hasiao dinyatakan sebagai juara I, karena menggumpulkan point tertinggi  15.

Posisi ketiga ditempati pebalap Plan B Racing Team juga dari Australia atas nama Alexen Smyth dengan waktu tempuh (3.08.43) plus 9 point. Sedangkan pebalap Indonesia tercepat memasuki garis finish harus puas berada pada urutan kelima, yaitu Nunung Baharuddin (Tim Pemuda Perjuangan Bandung, Jawa Barat) sekaligus menjadi Best Indonesian Rider dengan waktu tempuh 3.08.03.

Sebagai juara kedua pada stage best Indonesia Rider ini adalah Bambang Suryadi (Polygon Sweet Nice) dengan waktu 3.08.43 dan urutan ketiga pebalap dari WSP Management Jogjakarta dengan waktu tempuh yang sama.

Untuk Intermediate Sprint pertama di kilometer 32, pebalap Yasuhara Nakajima dari Aisan Racing Team Jepang tercatat sebagai pebalap pertama yang memasuki garis kilometer 32 dengan perolehan point 2. Tempat kedua diduduki pebalap Heksa Prasetya dari Antangin Eddy Hollands Australia dengan 2 poin disusul urutan ketiga oleh pebalap Hamid Shirisisan dari Uzbekistan Suren Team dengan 1 point.

Pada Intermediate Sprint 2 di kilometer 85,4 Kota Payakumbuh, pebalap Petrus Woestenberg dari Global Cycling Team Nederlands tercatat sebagai pebalap tercepat dengan point 3, disusul pebalap Heksa Prasetya dari Antangin Eddy Hollands Australia dengan 2 point.

Sedang peringkat ketiga diduduki pebalap Keong Loh Sea dari OCBC Continental Cycling Team Singapore dengan 1 point. Untuk kategori tanjakan (Komat 50 Km) di Tabek Agiang, pebalap Julien Liponne asal Perancis yang tergabung dalam Reine Blanche Team menduduki tempat pertama dengan 10 point, disusul dua pebalap Indonesia masing-masing Dani Lesmana dari Polygon Sweet Nice dengan 7 point dan di tempat ketiga atas nama Sahbana Agung Ali dari Custom Cycling Club dengan 4 point.

Nasib nahas dialami pebalap Indonesia yang memperkuat tim Tuah Sakti Cycling, Pratama Aryi. Dia terjatuh di kilometer 60 di Tanjung Gandang dan hingga kini masih dapat perawatan dari tim medis.

Sementara itu, selama dua etape yang sudah berlangsung, pebalap asal Iran belum menunjukkan prestasi yang gemilang, seperti pada TdS tahun-tahun sebelumnya. Memang pada TdS 2012 ini, tim dari Azad University Iran tidak menurunkan pebalap yang menjadi pemenang pada TdS 2011 lalu, seperti Amir Zargawi, Rahim Emami. Hampir semuanya merupakan wajah baru.

Selasa, 24 April 2012

Hotel Padang with Luxurious Concept in Padang Sumatera


     The First Aerowisata Hotel in Padang
     A touch of sophitication in the Land of Minang Hospitality

     In 3 April 2012, Aerowisata, represented by Director Alex MT Maneklaran, with Managing Director of Premierbaskohotelpadang Luxurious Living in Padang Hotel and Green City Pekanbaru Zico Basko, signed a contract agreement to manage Premier Basko Hotel Padang. With this signing, professional
management and marketing will provide a significant impact on the quality of hotel services and will implements an initiative to bring world-class hospitality to the city of Padang, setting the hotel apart as the urbane accomodation for business and leisure travellers alike.

     This signing witnessed by CEO Basko Group H. Basrizal Koto, President and CEO PT Garuda Indonesia Tbk Emirsyah Satar, and the Governor of west Sumatera Irwan Prayitno.

    As Padang's first five star hotels, Aerowisata Premier Basko Hotel Padang is the only choice for a luxurious accommodation adorned with grand design, feature 180 well appointed spacious room and suites, easy access to Basko Grand Mall, sorrounded by goverment and corporate offices, only 20
minutes away from Minangkabau International Airport. The majesty 800 capacity Nantongga Ballroom perfectly ideal for conference, meeting and exhibition.

     Aerowisata offers Aerowisata Basko hotel as an ideal choice in the heart of ranah minang, and a visit to Padang definitely will no be complete without it!

Senin, 23 April 2012

Premierbaskohotelpadang Luxurious Living in Padang Hotel


Hotel Padang located West Sumatra Indonesia, is the busiest harbor city on the west coast of Sumatra when in Padang, choose Premierbaskohotelpadang Luxurious Living in Padang Hotel as your preferred preferred hotel in the hearth of Ranah Minang and The Tuah Sakato Land

     The Padang Hotel is situated in the prime location adjacent to a shopping mall and numerous restaurants as well as major tourist attraction and cultural centers likes :
  • Walking distance to Bung Hatta Beach
  • Connecting to Basko Grand Mall
  •  1 minutes to Adityawarman Museum
  • 15 minutes from Minangkabau International Airport 

     So the selection of Premier Basko Hotel Padang as an alternative to your Vacation in Padang West Sumatra is the best decision ever option you take, do not miss the chance of your vacation with your family.